ElektroIndonesia.Com
Selasa, 20 November 2018
-- Komputer
  Julukan Super Komputer Tercepat Sejagad Kini Milik China
  ME310 Hasilkan Konsep Laptop Dengan Desain Ramah Lingkungan
  Anton Supercomputer - Mesin simulasi gerakan protein dengan besaran milidetik
  Intel Kembangkan Komputer Pembaca Pikiran
  Perancangan Aplikasi Persedian Barang pada Personal Digital Assistant (PDA) dengan Menggunakan NS-Basic
-- Komunikasi
  Musik dan Warna Bisa Cerdaskan Anak
  Menelepon Kini Bisa Dilakukan via Gmail
  Pengenalan untuk Next Generation Networks
  Elemen Perancangan Sistem Kabel Coaxial pada pada Jaringan HFC
   Perencanaan Daya Pancar BTS untuk Sistem GSM pada Jalur Kereta Api Jakarta-Bandung
-- Kontrol/Kendali
  Turbin Angin Masa Depan Harus Mampu Terbang
  Sebuah pengalaman dalam upaya mewujudkan capacity building di bidang Sistem Instrumentasi dan Kendali reaktor nuklir
  Sebuah pengalaman dalam upaya mewujudkan capacity building di bidang Sistem Instrumentasi dan Kendali reaktor nuklir
  Pengaturan Lampu Lalulintas Berbasis Fuzzy Logic
  Pengaturan Lampu Lalulintas Berbasis Fuzzy Logic
Musik dan Warna Bisa Cerdaskan Anak
2011-01-17

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pakar Metafisika, Arkand Bodhana Zeshaprajna (41), mengatakan ada dua simbol penting dalam dunia pendidikan yang perlu menjadi perhatian, yakni musik dan warna.

"Dua simbol berpengaruh ini, jika berhasil diterapkan dalam dunia pendidikan maka akan berhasil membuat anak-anak bangsa kita lebih cerdas," ungkap Arkand saat dijumpai Tribun Jogja (Tribun Network) di kediamannya, di Jalan Argopuro 89, Banteng Baru, Yogyakarta.

Arkand mengatakan dunia metafisika tak melulu bersentuhan dengan klenik dan paranormal melainkan berkaitan dengan logika pancaindera apa yang dilihat dan dirasakan. Dia mencontohkan, siswa yang sedang melakukan kegiatan belajar-mengajar perlu diiringi musik. Iramanya jangan terlalu keras tetapi slow dan lembut.

"Musik bisa memperhalus pikiran dan membuat anak cepat menyerap materi yang diberikan guru," kata pria kelahiran 20 September 1971 ini.

Misalnya musik instrumental seperti gamelan, tradisional keroncong, dan musik karya Mozart. Intinya musik-musik yang tanpa perlu ada lagu dari sang penyanyi.

"Hanya saja belum banyak sekolah yang menerapkan ini, karena memang butuh pioner yang berani mencobanya lebih dulu," ucapnya.

Lulusan University of Metaphysics International Los Angeles, California, Amerika Serikat, ini mengatakan selain simbol musik, warna juga penting. Menurut dia, warna yang cocok dengan dunia pendidikan adalah warna biru. Sebab biru itu dapat membuat pikiran tenang.

Dibanding dengan putih, putih lebih menjenuhkan dan membuat siswa cenderung cepat lelah belajar. "Makanya banyak tembok sekolah yang dicat warna biru karena efeknya menenangkan," kata bapak dua orang anak ini.

Sayang, kata Arkand, belum banyak ilmuwan yang menerapkan penelitian tersebut. Namun, katanya, dari hasil studi yang dia tekuni sejak tahun 2001, dua simbol itu akan berpengaruh terhadap keberhasilan dunia pendidikan.

Oleh : Theresia Andayani
Sumber : tribunnews.com

Artikel Terkini :
Elektro --
Sensor CO2 baru yang sederhana  
Operasional Seluler Habiskan 70 Juta Liter Solar  
Teknologi Prosesor Berbasis Molekul DNA  
Penyisipan Informasi Data Digital Pada Siaran AM  
Perancangan Layout IC CMOS Multivibrator Monostabil Menggunakan Program LASI  
Energi --
Scenedesmus, Sumber Bahan Bakar Bio Sekaligus Penetralisir Air Limbah  
21,3 GigaWatt Energi Bersih Dari Hancurnya Ekosistem di hasilkan Cina  
Selangkah Lagi Bensin Sintetis Tanpa Emisi Karbon Siap Gantikan Bensin Berbasis Minyak Bumi  
Baterai Lithium Ion Yang ''Terinfeksi'' Virus, Menyimpan Energi 10 Kali Lebih Banyak  
Cina Akan Bangun Pembangkit Listrik BioGas Terbesar Pertama di Dunia  
Instrumentasi --
BMW Siap Produksi Mobil Ramah Lingkungan Seri i3 dan i8  
Lemari Pendingin Tanpa Listrik Pertahankan Suhu Selama 10 Hari  
Baju Pengganti Baterai  
Seoul Akan Operasikan Bis Listrik di Rute Komersial  
Honda Luncurkan Program Untuk Mengenali Berbagai Aspek Dalam Teknologi Mobil Listrik  
Komputer    Komunikasi    Kontrol    Elektro    Energi    Instrumentasi
Copyright 2006